Pengaruh Lama Pengomposan dan Variasi Jumlah Cacing (Eudrillus eugenie) Selama Proses Vermikomposting Pada Limbah Blotong Tebu (Saccharum officinarum L.)

Penulis

  • Siti Rahmawati Wahyuningsih Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang
  • Saimul Laili Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang
  • Hasan Zayadi Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang

DOI:

https://doi.org/10.33474/e-jbst.v9i1.361

Kata Kunci:

Blotong, C-Organik, N-Total, Rasio C/N, vermikompos

Abstrak

Blotong merupakan salah satu limbah padat yang dihasilkan oleh pabrik gula. Selama ini pabrik gula membuang blotong dengan langsung menumpuknya di tanah lapang tanpa melalui proses kembali sehingga menimbulkan masalah yang serius bagi pabrik gula dan masyarakat sekitar. Blotong memiliki potensi untuk dijadikan pupuk organik. Selain sebagai sumber hara yang cukup lengkap, blotong juga dapat membantu memperbaiki sifat-sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Vermikompos merupakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan kompos lain yang kita kenal selama ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui unsur hara makro yaitu C-Organik, N-Total dan Rasio C/N pada blotong gula yang dilakukan pengomposan dengan metode vermikomposting menggunakan spesies cacing tanah (Eudrilus eugeniae). Metode yang digunakan adalah pemeliharaan cacing dengan bedding dan bahan makan dari limbah blotong selama 28 hari, uji C organik dengan spektrofotometri dan uji N total menggunakan metode metode Kjeldahl-Nessier. Perhitungan Rasio C/N adalah perbandingan nilai C-organik dan N-total. Analisis data menggunakan Anova dengan bantuan Jamovi serta dilakukan uji lanjut BNJ 5%. Hasil penelitian yaitu kadar C-organik terbaik di dapatkan di hari ke 14, untuk N-total selama proses vermikomposting, nilai N-total selalu bertambah selama pengomposan dan Rasio C/N terbaik di dapatkan pada pengamatan hari ke 14 dengan perlakuan kontrol M1 (tanpa cacing), M1 (25 ekor cacing) dan M2 (dengan 50 ekor cacing). Uji Anova dan BNJ 5% menunjukkan hasil variabel hari pengamatan memiliki pengaruh signifikan dengan kualitas unsur makro di vermikompos sedangkan perbedaan perlakuan tidak berpengaruh terhadap kualitas unsur hara mikro.

 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-08-26

Cara Mengutip

Wahyuningsih, S. R., Laili, S., & Zayadi, H. (2023). Pengaruh Lama Pengomposan dan Variasi Jumlah Cacing (Eudrillus eugenie) Selama Proses Vermikomposting Pada Limbah Blotong Tebu (Saccharum officinarum L.). Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 9(1), 8–14. https://doi.org/10.33474/e-jbst.v9i1.361

Terbitan

Bagian

Article (Makalah)