Persepsi Masyarakat terhadap Sanitasi Pasar Tradisional (Pasar Blimbing dan Pasar Mergan) di Kota Malang
Society Perception toward Sanitation on Tradisional Market (Blimbing and Mergan Market) in Malang City
DOI:
https://doi.org/10.33474/e-jbst.v4i3.220Kata Kunci:
Blimbing traditional market, Mergan traditional market, sanitationAbstrak
Kondisi pasar tradisional yang saat ini masih mempunyai kesan kurang bersih, terutama di daerah Malang memerlukan perhatian khusus untuk segera diperbaiki sebab apabila kondisi ini tidak segera diperbaiki, pasar tradisional lambat laun akan mulai ditinggalkan konsumen seiring dengan menjamurnya pasar modern. Penelitian ini dilakukan di pasar tradisional Blimbing dan pasar Mergan Kota Malang. Tujuan penelitian ini yang pertama yaitu untuk mengetahui kondisi sanitasi pasar yang ada di pasar Blimbing dan pasar Mergan, yang kedua untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kondisi sanitasi di pasar Blimbing dan pasar Mergan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan melalui observasi langsung di lapangan. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. Dalam penelitian ini, sumber data kuesioner yaitu pengunjung/pembeli di pasar tradisional Blimbing dan pasar tradisional Mergan Kota Malang. Penentuan sampel responden ditetapkan secara purposive sampling. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa sanitasi di pasar Blimbing dan pasar Mergan masih kurang baik, hal tersebut dinyatakan dengan tingginya presentase jawaban kurang setuju pada kuesioner.
Referensi
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 519/MENKES/SK/VI/2008. Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat. Kementrian Kesehatan RI. Jakarta.
Mukono, H.J. 2006. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Airlangga University Press. Surabaya.
Adhyzal, 2003. Klasifikasi Pasar. http://www.psycologymania.com/2012/10/ Klasifikasi-Pasar.html. diakses 31 Maret 2015.
Walgito, B. 2004. Pengantar Psikologi Umum. Bina Ilmu. Surabaya.
Sugiyono, 2011. Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Afabeta. Bandung.



