Uji Efektivitas Ekstrak Daun Jamblang (Syzigium Cumini L.) Dalam Menekan Pertumbuhan Jamur Colletotrichum sp. Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L.)
DOI:
https://doi.org/10.33474/ejbst.v12i1.658Keywords:
Antraknosa, Colletotrichum sp., cabai merah, ekstrak daun Jamblang (Syzygium cumini L)Abstract
Penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum sp. merupakan kendala utama budidaya cabai merah (Capsicum annuum L.) karena dapat menyebabkan kehilangan hasil hingga 100%. Penggunaan fungisida sintetis berpotensi menimbulkan residu, resistensi patogen, dan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Daun jamblang (Syzygium cumini L.) yang mengandung flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan polifenol berpotensi dikembangkan sebagai biofungisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta konsentrasi terbaik ekstrak daun jamblang dalam menekan Colletotrichum sp. pada cabai merah. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025–April 2026 di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Universitas Lampung menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan konsentrasi ekstrak (0%; 0,5%; 1%; 1,5%; 2%; 2,5%; dan 3%) serta empat ulangan. Ekstrak diaplikasikan melalui perendaman benih dan penyemprotan pada tanaman berumur 21 hari. Parameter pengamatan meliputi masa inkubasi, kejadian penyakit, keparahan penyakit, tinggi tanaman, berat basah, dan berat kering. Analisis data menggunakan ANOVA dan uji HSD pada taraf 5%. Hasil penelitian diperoleh bahwa ekstrak daun jamblang berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Konsentrasi 2,5% merupakan perlakuan paling efektif dalam menekan perkembangan Colletotrichum sp. penyebab antraknosa dan menghasilkan pertumbuhan tanaman terbaik.
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, “Produksi Tanaman Cabai Besar pada Tahun 2023 di Provinsi Lampung Sebanyak 71.392 Kuintal,” Berita dan Siaran Pers, Jul. 21, 2024. [Online]. Available: https://lampung.bps.go.id/id/news/2024/07/21/400/produksi-tanaman-cabai-besar-pada-tahun-2023-di-provinsi-lampung-sebanyak-71-392-kuintal.html. [Accessed: Sept. 2, 2025]
N. A. Gulo, A. I. P. Mendrofa, B. V. L. Lase, C. F. Mendrofa, I. V. Telaumbanua, and I. S. Laia, “Kurangnya Unsur Hara pada Tanaman Cabai Merah serta Pemeliharaannya,” Tumbuhan: Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian dan Ilmu Kehutanan, vol. 1, no. 3, pp. 13–20, 2024, doi: 10.62951/tumbuhan.v1i3.112.
T. Hidayat, K. Dinata, A. Ishak, and E. Ramon, “Identifikasi Hama Tanaman Cabai Merah dan Teknis Pengendaliannya di Kelompok Tani Sari Mulyo Desa Sukasari Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu,” Jurnal Agrica Ekstensia, vol. 16, no. 1, pp. 19–27, 2022, doi: 10.55127/ae.v16i1.109.
M. Chatri, L. Advinda, and D. H. Putri, “Literatur Review: Senyawa Aktif Tumbuhan yang Efektif sebagai Pestisida Nabati untuk Pengendalian Penyakit Tanaman,” Jurnal Biosense, vol. 8, no. 1, pp. 62–75, 2025, doi: 10.36526/biosense.v8i1.5028.
R. B. Fahmi, T. Suganda, and E. Yulia, “Potensi Minyak Atsiri Biji Adas dalam Menginduksi Resistensi Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) terhadap Penyakit Antraknosa (Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds),” Agrikultura, vol. 35, no. 2, pp. 213–226, 2024, doi: 10.24198/agrikultura.v35i2.54580.
G. A. Fahlevi, Y. Yulianty, S. Farisi, and B. Irawan, “Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Tanaman Kupu-Kupu (Bauhinia purpurea L.) sebagai Fungisida Alami dalam Mengendalikan Jamur Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds Penyebab Penyakit Antraknosa pada Buah Cabai Merah (Capsicum annuum L.),” Jurnal Pertanian Agros, vol. 25, no. 2, pp. 1443–1452, 2023.
C. E. Maulydya, R. Yuniarti, G. I. Dalimunthe, and H. M. Nasution, “Analisis Aktivitas Antioksidan Teh Daun Jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) dengan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl),” Farmasi, Sains, dan Kesehatan, vol. 2, no. 2, pp. 189–200, 2023, doi: 10.32696/fjfsk.v2i2.1890.
N. Ulayya, M. Munira, N. Zakiah, R. Handayani, N. Adriani, and M. Nasir, “Potensi Antimikroba Ekstrak Daun Jamblang (Syzygium cumini L.) dari Kawasan Geothermal Ie Seum Aceh Besar,” Jurnal Insan Farmasi Indonesia, vol. 5, no. 1, pp. 98–107, 2022, doi: 10.36387/jifi.v5i1.915.
F. Andriyani and S. Purwantisari, “Uji Potensi Ekstrak Daun Suren dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Colletotrichum capsici secara in vitro,” Jurnal Akademika Biologi, vol. 8, no. 1, pp. 24–28, 2019.
D. A. Phillips, P. F. Harmon, J. W. Olmstead, N. A. Peres, and P. R. Muñoz, “Screening for Susceptibility to Anthracnose Stem Lesions in Southern Highbush Blueberry,” HortScience, vol. 53, no. 7, pp. 920–924, 2018, doi: 10.21273/HORTSCI13069-18.
Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Pedoman Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Pangan. Jakarta, Indonesia: Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, 2018.
K. H. Herwidyarti, S. Ratih, and D. R. J. Sembodo, “Keparahan Penyakit Antraknosa pada Cabai (Capsicum annuum L.) dan Berbagai Jenis Gulma,” Jurnal Agrotek Tropika, vol. 1, no. 1, pp. 102–106, 2013, doi: 10.23960/jat.v1i1.1925.
N. Fadhilah, P. Sedijani, and I. G. Mertha, “The Effect of Fermentation Length and Dosage of Liquid Organic Fertilizer from Banana Peel on the Growth of Red Spinach (Amaranthus tricolor L.),” Jurnal Biologi Tropis, vol. 21, no. 3, pp. 907–916, 2021, doi: 10.29303/jbt.v21i3.2759.
X. R. Zheng, M. J. Zhang, Y. H. Qiao, R. Li, N. Alkan, J. Y. Chen, and F. M. Chen, “Cyclocarya paliurus Reprograms the Flavonoid Biosynthesis Pathway against Colletotrichum fructicola,” Frontiers in Plant Science, vol. 13, art. no. 933484, 2022, doi: 10.3389/fpls.2022.933484.
R. Carrotta, F. Librizzi, V. Martorana, S. Raccosta, and M. R. Mangione, “Biophysical Characterization of Polyphenol Aggregates in Moringa oleifera Leaves Water Extract: Stability and Surface Exposure Effect on Antioxidant Activity Under Dilution,” European Biophysics Journal, vol. 55, pp. 283–292, 2026, doi: 10.1007/s00249-025-01786-4.
H. M. Usman, M. D. Hussain, M. M. Karim, M. M. Nizamani, M. Mubeen, S. Hussain, A. Kamran, Y. Wang, and F.-Q. Liu, “Colletotrichum: a Versatile Fungal Genus with Diverse Infection Strategies, Host Interactions, and Management Challenges,” Phytopathology Research, vol. 8, art. no. 6, 2026, doi: 10.1186/s42483-025-00391-9.
S. Ester, S. Naliani, and V. K. Sugiaman, “Efek Antijamur Ekstrak n-Heksana dan Etil Asetat Daun Saga (Abrus precatorius Linn.) dalam Menghambat Pertumbuhan Candida albicans,” e-GiGi, vol. 13, no. 2, pp. 305–311, 2025, doi: 10.35790/eg.v13i2.57636.
A. Dagne, A. Yenet, G. Tadege, B. A. Tegegne, Z. H. Teffera, D. Abebe, and B. Geta, “Phytochemical Screening and Evaluating In Vitro Antibacterial and Antifungal Activity of 80% Methanolic Impatiens rothii Root Extract,” Scientific Reports, vol. 15, no. 1, art. no. 4637, 2025, doi: 10.1038/s41598-025-20360-8.
L. Ge, Y. Zeng, X. Liu, X. Pan, G. Yang, Q. Du, and W. He, “Vernicia fordii Leaf Extract Inhibited Anthracnose Growth by Downregulating Reactive Oxygen Species (ROS) Levels in Vitro and in Vivo,” PeerJ, vol. 12, art. no. e17607, 2024, doi: 10.7717/peerj.17607.
S. Pratami, A. F. Hemon, and H. Haryanto, “Respon Beberapa Genotipe Kacang Tanah yang Terinfeksi Sclerotium rolfsii Sacc. pada Fase Vegetatif dan Generatif,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, vol. 4, no. 3, pp. 1002–1011, 2025, doi: 10.29303/vg2wh023.
K. W. A. Safitri, “Karakteristik Gejala Penyakit Bercak Antraknos pada Tanaman Alpukat yang Disebabkan oleh Jamur Colletotrichum spp. dan Identifikasi Molekuler Menggunakan Primer Universal ITS 1 dan 4,” JIGA: Journal Innovation in Green Agriculture, vol. 1, no. 2, pp. 120–131, 2024, doi: 10.26486/jiga.v1i2.4296.
D. Nurlita, M. Chatri, D. Handayani, I. Irdawati, and B. A. Siregar, “Flavonoid, Alkaloid, dan Terpenoid: Senyawa Metabolit Sekunder dari Tumbuhan dan Peranannya terhadap Perlindungan Tanaman dari Penyakit,” Prosiding Seminar Nasional Biologi, vol. 4, no. 2, pp. 901–909, 2024, doi: 10.24036/prosemnasbio/vol4/1074.
V. Yustika, Indriyanto, and C. Asmarahman, “Identifikasi dan Pengendalian Hama dan Penyakit di Pesemaian PT Natarang Mining Kabupaten Tanggamus,” Jurnal Rimba Lestari, vol. 1, no. 2, pp. 78–87, 2022, doi: 10.29303/rimbalestari.v1i2.16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Za'idah Syafiiqoh, Yulianty, Lili Chrisnawati, Eti Ernawiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



