Pemanfaatan Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas (L) Lam.) Terhadap Aktivitas Staphylococcus aureus Dalam Gel Infusa

Authors

  • Prihastini Setyo Wulandari Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi, Tegal, Indonesia
  • Desi Sri Rejeki Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi, Tegal, Indonesia
  • Adinda Leskiyas Saraswati Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi, Tegal, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33474/ejbst.v11i1.631

Keywords:

Ipomoea batatas (L.) Lam, Sediaan gel, Antibakteri, Staphylococcus aureus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi efektivitas sediaan gel infusa umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas (L.) Lam.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus sebagai agen antibakteri penyebab bisul. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode infusa dengan suhu 90°C selama 15 menit untuk memperoleh senyawa aktif. Sediaan gel diformulasikan dengan berbagai konsentrasi ekstrak (0,5%, 1% dan 2%) menggunakan HPMC sebagai gelling agent. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, pH, daya sebar, viskositas, daya lekat, homogenitas, stabilitas, dan uji antibakteri dengan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula memenuhi standar uji fisik sediaan gel, dengan Ph berkisar antara 7, viskositas yang sesuai dengan standar SNI, kecuali daya sebar yang tidak sesuai karena konsentrasi gelling agent yang digunakan kecil yang menyebabkan penurunan nilai daya sebar serta daya hambat terbesar terhadap Staphylococcus aureus terdapat pada formula dengan konsentrasi 2%, dengan zona hambat 13,5 mm. Analisis data yang digunakan yaitu one way anova didapatkan hasil uji anova dengan nilai signifikan 0,004<0,05 yang dapat disimpulkan adanya perbedaan secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa gel infusa umbi ubi jalar ungu memiliki potensi sebagai alternatif pengobatan bisul berbasis herbal.

References

M. Wahyuddin, M. Wahyuddin, N. Naim, and A. . Nevyanti, “Efektivitas Sediaan Krim Ekstrak Ubi Ungu (Ipomoea batatas Poir) Terhadap Staphylococcus aureus,” J. Kesehat., no. November, pp. 27–34, 2019, doi: 10.24252/kesehatan.v0i0.13644.

S. Prokesen Br Kaban, I. Zulkarnain, and Y. Hendro Syahputra, “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Furunkel (Bisul) Karbunkel Menggunakan Metode Certainty Factor Di RSUP H. Adam Malik Medan STMIK Triguna Dharma Program Studi Sistem Informasi, STMIK Triguna Dharma Program Studi Sistem Informasi, STMIK Triguna Dha,” J. CyberTech, vol. 1, no. 3, pp. 175–184, 2021, [Online]. Available: https://ojs.trigunadharma.ac.id/

S. Bahri and E. Rosita, “Pengaruh Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah Di Toko Ridha Kota Langsa,” J. Bisnis dan Manaj, vol. 2, no. 1, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.lapad.id/index.php/jurbisman/article/view/489%0Ahttps://ejournal.lapad.id/index.php/jurbisman/article/download/489/352

R. Salim and E. Eliyarti, “Aktivitas Antioksidan Infusa Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Terhadap Warna Daun,” J. Katalisator, vol. 4, no. 2, p. 91, 2019, doi: 10.22216/jk.v4i2.4210.

D. Larasati and F. M. S. Putri, “Skrining Fitokimia dan Penentuan Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Limbah Kulit Pisang (Musa acuminata Colla),” J. Mandala Pharmacon Indonesia, vol. 9, no. 1, pp. 125–131, 2023, doi: 10.35311/jmpi.v9i1.330.

T. S. Julianto, Fitokimia Tinjauan Metabolit Sekunder dan Skrining fitokimia, vol. 53, no. 9, 2019.

E. Padamani, J. Ngginak, and A. T. Lema, “Analisis Kandungan Polifenol Pada Ekstrak Tunas Bambu Betung (Dendrocalamus asper),” Bioma J. Biol. dan Pembelajaran Biol, vol. 5, no. 1, pp. 52–65, 2020, doi: 10.32528/bioma.v5i1.3688.

B. R. E. M. Dellima and K. P. Mega, “Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Infusa Daun Kelor (Moringa oleifera Formulation and Evaluation of Kelor (Moringa oleifera Lam.) Leaves Infusion Gel,” J. Ilmu Kesehat. Bhakti Setya Med., vol. 7, no. 1, pp. 14–19, 2022.

Y. Ambari, F. N. D. Hapsari, A. W. Ningsih, I. H. Nurrosyidah, and B. Sinaga, “Studi Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Variasi Beeswax,” J. Islam. Pharm., vol. 5, no. 2, pp. 36–45, 2020, doi: 10.18860/jip.v5i2.10434.

Y. Hariningsih, “Pengaruh Variasi Konsentrasi Na-CMC Terhadap Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Pelepah Pisang Ambon (Musa paradisiaca L.),” Parapemikir J. Ilm. Farm., vol. 8, no. 2, p. 46, 2019, doi: 10.30591/pjif.v8i2.1447.

D. Forestryana, M. Surur Fahmi, and A. Novyra Putri, “Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Gelling Agent pada Karakteristik Formula Gel Antiseptik Ekstrak Etanol 70% Kulit Buah Pisang Ambon,” Lumbung Farm. J. Ilmu Kefarmasian, vol. 1, no. 2, p. 45, 2020, doi: 10.31764/lf.v1i2.2303.

A. S. Wiyono and D. Mustofani, “Efektivitas Gel Ekstrak Kasar Bromelin Kulit Nanas (Ananus comosus L. Merr) Hasil Optimasi Formula Pada Tikus Yang Dibuat Luka Memar,” J. Ilm. As-Syifaa, vol. 11, no. 2, pp. 112–123, 2019, doi: 10.33096/jifa.v11i2.569.

D. A. Zhelsiana, Y. S. Pangestuti, F. Nabilla, N. P. Lestari, and E. R. Wikantyasning, “Formulasi dan Evaluasi Sifat Fisik Masker Gel Peel-Off Lempung Bentonite,” 4 th Univesity Res. Coloquium, vol. 1, no. 1, pp. 42–45, 2016, [Online]. Available: https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/7730/Mahasiswa (Student Paper Presentation)(1)_6.pdf?sequence=1

I. M. R. W. Qomara Windi Fresha, “44346-171129-3-Pb,” Maj. Farmasetika, vol. 8, no. 3, pp. 209–223, 2023.

V. Saraung, paulina v Yamlean, and G. Citraningtyas, “Pengaruh variasi basis karbopol dan HPMC pada formulasi gel ekstrak etanol daun tapak kuda (Ipomoea pes-caprae (L.) R. Br. dan uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus,” Pharmacon, vol. 7, no. 3, pp. 220–229, 2018.

V. R. Bulu, R. L. Nahak, and S. T. N. Lawa, Pelatihan Pengolahan dan Analisis Data Menggunakan SPSS, Pemimpin (Pengabdian Masy. Ilmu Pendidik., vol. 1, no. 1, pp. 1–4, 2021.

S. S. Eva,“Skrining Fitokimia Daun Gatal (Laportea decumana (roxb.) Wedd),” Pharmacy, vol. 11, no. 01, p. undefined, 2014.

A. Emelda, N. Septiawan, dan D. A. Pratiwi, “Formulasi Dan Uji Sifat Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanolik Ganggang Hijau (Ulva Lactuca LINN.),” J. Insa. Farm. Indones., vol. 3, no. 2, pp. 271–280, 2020, doi: 10.36387/jifi.v3i2.645.

D. Shintyawati, R. Widiastuti, dan R. Sulistyowati, “Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Emulgel Ekstrak Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Sebagai Tabir Surya,” Forte J., vol. 4, no. 1, pp. 01–12, 2024, doi: 10.51771/fj.v4i1.626.

A. L. Yusuf, E. Nurawaliah, and N. Harun, “Uji efektivitas gel ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) sebagai antijamur Malassezia furfur,” Kartika, J. Ilm. Farm., vol. 5, no. 2, p. 62, 2017, doi: 10.26874/kjif.v5i2.119.

Published

2025-08-31

How to Cite

Wulandari, P. S., Rejeki, D. S. ., & Saraswati, A. L. (2025). Pemanfaatan Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas (L) Lam.) Terhadap Aktivitas Staphylococcus aureus Dalam Gel Infusa. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 11(1), 115–124. https://doi.org/10.33474/ejbst.v11i1.631

Issue

Section

Article (Makalah)