Percepatan Pertumbuhan Miselium Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Dengan Substrat Tambahan Kulit Kopi
DOI:
https://doi.org/10.33474/ejbst.v11i1.625Keywords:
kulit kopi, substrat alternatif, jamur tiram, pertumbuhan miseliumAbstract
Pertumbuhan miselium merupakan fase awal yang sangat menentukan dalam budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus), karena semakin cepat miselium tumbuh dan menyebar, maka semakin cepat pula jamur berkembang hingga siap dipanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji percepatan pertumbuhan miselium jamur tiram dengan penambahan substrat kulit kopi sebagai bahan alternatif yang kaya lignoselulosa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan proporsi kulit kopi (0%–100%) dengan empat ulangan (n = 24 baglog). Parameter yang diamati meliputi panjang miselium, jumlah tudung, berat basah, dan diameter tudung, namun artikel ini secara khusus membahas pertumbuhan miselium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan kulit kopi sebanyak 80% (P4) menghasilkan panjang miselium tertinggi sebesar 15,2 cm pada hari ke-30 masa inkubasi. Hal ini menunjukkan bahwa substrat kulit kopi pada proporsi tersebut menyediakan keseimbangan nutrisi optimal untuk mendukung pertumbuhan miselium. Dengan demikian, kulit kopi dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai substrat tambahan dalam budidaya jamur tiram, sekaligus menjadi solusi pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan.
References
H. Februariyanti, M. Sukur, E. Nurraharjo dan E. Nofiyanto, "Penerapan teknologi autoclave cerdas untuk pemberdayaan masyarakat petani jamur Studi kasus di PKT Subur Jaya," Jurnal Teknologi dan Pemberdayaan, 11, 1491–1499, 2024.
Kurniawan, F,"Pemanfaatan berbagai jenis limbah pertanian sebagai media tanam jamur," Bioedunis Journal, 1(2), 51–58, 2022, https://doi.org/10.24952/bioedunis.v1i2.6634.
Y. Hendri, Pengaruh kombinasi substrat jerami padi untuk mempercepat pertumbuhan miselium ja"mur tiram putih (Pleurotus ostreatus), Prosiding Seminar Nasional Biotik, 1, 390–395. 2015.
K. N. Sari, M. S. Hamka, A. Prawanto dan I. M. Sari, Pemanfaatan kulit kopi sebagai media tanam budidaya jamur tiram oleh kelompok tani di Desa Tebat Laut, Proceedings of the 20th USENIX Security Symposium, 201–213. 2023.
N. Hariadi, L, Setyobudi dan E. Nihayati, "Studi pertumbuhan dan hasil produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada media tumbuh jerami padi dan serbuk gergaji," Jurnal Agritek, 1(1), 47–53, 2013.
F. Kurniati, Y. Sunarya dan R. Nurajijah, Pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) pada berbagai komposisi media tanam, Media Pertanian, 4(2), 59–68, 2020. https://doi.org/10.37058/mp.v4i2.1358
B. Z. Haryati dan W. Y, Tandirerung, Pengaruh komposisi media terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram (Pleurotus ostreatus), AgroSainT UKI Toraja, VIII(1), 38–46, 2013.
M. J. Rahman, E. R. Mulyaningrum dan L. R. Dewi, Perbandingan media tanam kulit kopi dan kulit ari kedelai terhadap waktu pertumbuhan dan produktivitas Pleurotus ostreatu, Seminar Nasional Sains & Entrepreneurship, 1(1), 113–120, 2021.
M. Akbar, H. Putra, H dan H. Purnama, "Pengaruh waktu pengeringan dan rasio bahan baku/starter Zymomonas mobilis pada pembuatan," Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 1963, 420–425, 2019.
W. Ramdhoani, L. P. Y. Widyastuti dan N. P. E. Pratiwi, "Pertumbuhan dan hasil produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada variasi media tumbuh yang diperkaya limbah organik," Jurnal Agrokompleks, 16(11), 24–31, 2020.
I. Badarina, Nadrawati dan E. Sulistyowati, "Budidaya jamur tiram dengan media kulit buah kopi Ulu Kabupaten Rejang Lebong." Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 3(4), 334–343, 2020.
E. Sholichah, R. Apriani, D. Desnilasari dan M. A. Karim, Produk samping kulit kopi Arabika dan Robusta sebagai sumber polifenol untuk antioksidan dan antibakteri, Balai Besar Industri Hasil Perkebunan, 57–66, 2017.
M. J. Rahman, E/ R. Mulyaningrum dan L. R. Dewi, Perbandingan media tanam kulit kopi dan kulit ari kedelai terhadap waktu pertumbuhan dan produktivitas Pleurotus ostreatus, Seminar Nasional Sains & Entrepreneurship, 1(1), 113–120. 2021.
A. Sahputra, A. Barus dan R. Sipayung, "Pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap pemberian kompos kulit kopi dan pupuk organik cair," Jurnal Online Agroekoteknologi, 62(13), 1–9, 2013.
M. B. Bellettini, F.A. Fiorda, H. A. Maieves, G. L. Teixeira, S. Ávila, P. S. Hornung, A. M. Júnior dan R. H. Ribani, "Factors affecting mushroom Pleurotus spp," Saudi Journal of Biological Sciences, 26(4), 633–646, 2019. https://doi.org/10.1016/j.sjbs.2016.12.005.
A. R. Romadhona, N. K. P. Dewi dan K. A. Y. Indrawan, "Pengolahan limbah kulit kopi Arabika Kintamani sebagai alternatif menunjang Sustainable Development Goals," Jurnal Teknologi Lingkungan, 2507(2), 1–9, 2020.
Y. Umrah, E. Yuniati, A. Kasim dan Kirana, "Pertumbuhan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada media formula jerami jagung dan limbah biji kopi," Bioceb, 16(1), 70–78, 2022. https://doi.org/10.22487/bioceb.v16i1.15950.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meliana Nur Maulidya, Kukuh Munandar, Ali Usman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



