Identifikasi Mikroorganisme Rendaman Cairan Pembersih Lensa Kontak
DOI:
https://doi.org/10.33474/ejbst.v10i1.588Keywords:
Cleaning fluid, Contact lenses, MicroorganismsAbstract
Satu diantara aspek risiko utama adanya kontaminasi mikroba pada lensa kontak yakni rendahnya kebersihan dan kepatuhan terhadap perawatan lensa yang apabila terkontaminasi akan menyebabkan infeksi pada mata. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi mikroorganisme pada cairan rendaman pembersih lensa kontak. Jenis penelitian berikut ialah studi deskriptif dengan analitik, menggunakan random sampling. Sampel berupa rendaman cairan lensa kontak setelah pakai sebanyak 10 sampel. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel rendaman cairan pembersih lensa kontak, pembuatan isolasi koloni bakteri dengan media MSA dan MCA, pembuatan biakan murni pada media supaya miring dan observasi mikroskopis koloni bakteri pada media MCA dan MSA, di lanjutkan uji biokimia serta uji enzimatik. Hasil penelitian menunjukkan koloni bakteri adalah bentuk batang, gram-negatif, berwarna merah, menyebar dan bakteri gram positif, bentuk bulat atau coccus, berkelompok, berwarna ungu. Pengujian biokimia memaparkan laktosa (-), glukosa (+),maltosa (-), mannitol (-), H2S (+), sukrosa (-), Mr (+), indol (+),citrate (+), Vp (-), mengarah pada spesies Pseudomonas aeruginosa. Hasil uji enzimatik meliputi katalase didapatkan hasil positif dengan adanya gelembung udara yang menunjukkan bakteri tersebut adalah Staphylococcus aureus. Saran selanjutnya mengidentifikasi bakteri gram positif dengan uji koagulase agar lebih spesifik menentukan diferensiasi bakteri Staphylococcus aureus dari spesies Staphylococcus lainnya.
References
“Lama Pemakaian Orto,” Hub. Lama Pemakaian Lensa Kontak Lunak Dengan Kejadian Sindrom, 2022.
M. F. Ramadhan and I. N. Azni, Modul praktikum mikrobiologi pangan. 2021.
Y. Sofiah and E. Y. Mahtuti, “Identifikasi bakteri pada masker bekas pakai petugas laboratorium di rsud x,” vol. 5, pp. 5071–5077, 2024.
N. S. Hamidah, Karakteristik Pengguna Lensa Kontak Pada Mahasiswa Fakustas Kedokteran UNIVERSITAS SRIWIJAYA. 2020.
R. Halleyantoro and I. P. Sari, “Peranan Free Living Amoeba - Achantamoeba sebagai patogen penyebab kelainan pada otak dan mata,” J. Kedokt. Raflesia, vol. 7, no. 1, pp. 25–38, 2021, doi: 10.33369/juke.v7i1.14540.
A. A. M. Simanjuntak, “Durasi penggunaan lensa kontak dengan resiko terjadinya keratitis: tinjauan pustaka,” Intisari Sains Medis, vol. 11, no. 1, pp. 66–74, 2020, doi: 10.15562/ism.v11i1.561.
D. Pratiwi, “Karya Tulis Ilmiah Literature Review Analisis Penggunaan Lensa Kontak Mata Pada Remaja,” STIKes ICMe Jombang, 2020, [Online]. Available: http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/4089/1/skripsi devi - publik.pdf
P. N. Fauziah, R. T. Handayani, S. M. El Jannah, and I. Latifah, “Limbah Ampas Tahu Sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Bakteri Gram Negatif,” Pros. Rapat Kerja Nas. Asos. Institusi Perguru. Tinggi Teknol. Lab. Med. Indones., vol. 2, pp. 158–168, 2023.
Sarwani, “Karya tulis ilmiah,” Karya Tulis Ilm., pp. 8–11, 2022, [Online]. Available: www.smapda-karangmojo.sch.id
A. Ulilalbab et al., Pengantar Mikrobiologi. Sada Kurnia Pustaka, 2023. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=fsbcEAAAQBAJ
L. Waluyo, MIKROBIOLOGI PENCEGAHAN. in 1. UMMPress, 2022. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=RkFzEAAAQBAJ
L. Novitasari, E. Y. Mahtuti, and M. Basyarrudin, “Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Pada Limbah Handscoon Petugas Laboratorium Di Rsud X,” J. Kesehat. Tambusai, vol. 5, no. 1, pp. 1638–1645, 2024.
R. W. S. Marbun, F. N. Mardanif, and U. F. Aini, “PEMANFAATAN SARI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas poiret) SEBAGAI ZAT PEWARNA PADA PEWARNAAN GRAM TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli,” Klin. Sains J. Anal. Kesehat., vol. 8, no. 2, pp. 82–89, 2020, doi: 10.36341/klinikal_sains.v8i2.1400.
F. N. Angelica Manurung, “Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia L.) dalam Berbagai Konsentrasi terhadap Staphylococcus aureus,” pp. 1–21, 2023, [Online]. Available: https://repository.uhn.ac.id
A. A. I. Jayanthi, N. M. A. Tarini, and I. G. A. A. Praharsini, “Staphylococcus aureus sebagai agen penyebab infeksi pada kasus erisipelas kruris dekstra dengan liken simpleks kronikus,” Intisari Sains Medis, vol. 11, no. 3, pp. 1482–1491, 2020, doi: 10.15562/ism.v11i3.839.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Marsella Larasati, Erni Yohani Mahtuti, Faisal Faisal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



