Isolasi dan Identifikasi Bakteri Actinomycetes dari Tanah Pekarangan dan Kolam Lele

Authors

  • Nichlah Fakhiroh Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang, Malang 65144, Jawa Timur, Indonesia
  • Ahmad Syauqi Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang, Malang 65144, Jawa Timur, Indonesia
  • Faisal Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang, Malang 65144, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33474/ejbst.v12i1.580

Keywords:

Actinomycetes, air, bakteri, identifikasi, isolasi, tanah

Abstract

Actinomycetes merupakan salah satu dari banyak mikroorganisme yang ditemukan di tanah. Actinomycetes adalah genus prokariota yang sangat hemat biaya yang memiliki kemampuan untuk membuat metabolit sekunder dalam bentuk bahan kimia bioaktif. Senyawa ini mencakup antibiotik, agen antikanker, agen imunosupresif, dan enzim, sehingga menjadikannya diinginkan untuk tujuan bioteknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri actinomycetes dari tanah di pekarangan dan kolam ikan lele yang terletak di Singosari Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif eksploratif untuk memberikan penilaian komprehensif terhadap keberadaan bakteri actinomycetes di tanah pekarangan dan kolam ikan lele. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis deskriptif yaitu berupa tabulasi dalam bentuk tabel dan grafik. Temuan penelitian mengungkapkan keberadaan tiga spesies bakteri actinomycetes yang berbeda di tanah pekarangan dan kolam ikan lele. Tiga genus tersebut adalah genus Streptomyces, Nocardia dan Micrococcus. Tidak terdapat perbedaan antara bakteri actinomycetes yang teridentifikasi pada tanah pekarangan dan kolam lele, keduanya didominasi oleh bakteri dari genus Streptomyces. Populasi bakteri actrinomycetes pada tanah pekarangan relative sama dengan keberadaan bakteri actinomycetes pada kolam lele dikarenakan kolam lele yang terbuat dari tanah dan aktivitas ikan lele yang bergerak atau berenang lincah dan aktif didalam kolam menyebabkan kekeruhan pada kolam yang dihasilkan dari tanah liat yang tersuspensi. Karakteristik sitologi pada dinding sel bakteri actinomycetes tergolong gram positif.

References

E. R. Pratiwi, Potensi Actinomycetes sebagai Penghasil Antibiotik dari Rhizosfer Pohon Pinus di Hutan Universitas Brawijaya (UB Forest), Karangploso, Malang. Malang, Indonesia: Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Brawijaya, 2018.

R. Anandan, D. Dharumadurai, and G. P. Manogaran, “An introduction to Actinobacteria,” in Actinobacteria—Basics and Biotechnological Applications, Croatia: Intech, 2016.

A. Nurkanto, F. Listyaningsih, H. Julistiono, and A. Agusta, “Eksplorasi keanekaragaman aktinomisetes tanah Ternate sebagai sumber antibiotik,” Jurnal Biologi Indonesia, vol. 6, no. 3, 2017. [Online]. Available: http://e-journal.biologi.lipi.go.id/index.php. [Accessed: Aug. 28, 2021].

I. K. Irianto, “Peranan Effective Microorganism 4 (EM-4) dalam pengelolaan sampah: Tinjauan dari perspektif pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan,” [Nama publikasi tidak tercantum], pp. 1–18, 2013. [Online]. Available: http://repository.warmadewa.ac.id/id/eprint/221/

F. R. Jamilah, Proses Pengomposan Bahan Organik dengan Penggunaan Cahaya. Malang, Indonesia: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang, 2023.

M. Madigan, J. Martinko, and J. Parker, Biology of Microorganisms. New Jersey, NJ, USA: Prentice Hall International, 1997.

J. Holt, N. Krieg, P. H. A. Sneath, J. T. Staley, and S. T. Williams, Bergey's Manual of Determinative Bacteriology, 9th ed. Baltimore, MD, USA: Williams & Wilkins, 1994.

N. Sharma and B. S. Saharan, “Role of Micrococcus luteus SNSr7 strain NH54PC02 in sustainable agriculture by behaving as biocontrol agent,” International Journal of Microbiology and Allied Sciences, vol. 3, no. 1, pp. 1–13, 2016.

Mutmainnah, Isolasi Actinomycetes dari Tanah Pembuangan Limbah Pabrik Gula Tebu (Camming) Bone sebagai Penghasil Antibiotika. Makassar, Indonesia: Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Hasanuddin, 2013.

A. Syauqi, Mikrobiologi Lingkungan: Peranan Mikroorganisme dalam Kehidupan. Yogyakarta, Indonesia: CV Andi-Unisma, 2017.

T. Katagi, “Aerobic microbial transformation of pesticides in surface water,” Journal of Pesticide Science, vol. 38, pp. 10–26, 2013, doi: 10.1584/jpestics.D12-053.

G. W. Procop, D. L. Church, G. S. Hall, W. M. Janda, E. W. Koneman, P. C. Schreckenberger, and G. L. Woods, Koneman's Color Atlas and Textbook of Diagnostic Microbiology, 8th ed. Philadelphia, PA, USA: Wolters Kluwer Health, 2017.

A. M. Akhnah, A. W. Dyah, and C. R. Rivanna, “Identifikasi genera bakteri coliform pada Desa Datar Kabupaten Jepara,” Jurnal Pendidikan dan Biologi, vol. 14, no. 2, pp. 124–131, 2022.

S. T. Pratiwi, Mikrobiologi Farmasi. Yogyakarta, Indonesia: Penerbit Erlangga, 2008.

Published

2026-08-29

How to Cite

Fakhiroh, N., Syauqi, A., & Faisal. (2026). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Actinomycetes dari Tanah Pekarangan dan Kolam Lele. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 12(1), 10–17. https://doi.org/10.33474/ejbst.v12i1.580

Issue

Section

Article (Makalah)