Kajian Etnobotani dan Distribusi Familia Zingiberaceae Di Beberapa Desa Di Wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.33474/ejbst.v11i1.404Keywords:
Sumbermanjing Wetan, Familia zingiberaceae, Kajian EtnobotaniAbstract
Kajian etnobotani merupakan penggunaan tanaman yang berhubungan dengan budaya yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Tumbuhan familia zingiberaceae adalah tumbuhan yang memiliki bau khas yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan terutama sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengetahuan masyarakat dalam aspek pemanfaatan tumbuhan anggota familia zingiberaceae yang tumbuh di wilayah kabupaten Malang. Berdasarkan hasil yang diamati, pada kajian etnobotani menunjukan Masyarakat wilayah sumbermanjing wetan memanfaatkan tumbuhan ini berdasarkan pengetahuan lokal yaitu untuk berbagai keperluan, diantaranya untuk obat 38%, bumbu masakan 38%, bahan kecantikan 10% dan untuk pewarna alami 14%. Tumbuhan zingiberaceae yang dimanfaatkan di wilayah sumbermanjing wetan kabupaten malang Terdapat 9 Spesies dari familia zingiberaceae yang dimanfaatkan sebagai obat. Jenis-jenis Tumbuhan dari familia zingiberaceae yaitu Jahe putih (Zingiber officinal), Kencur (Kaempferia galanga), Kunir/Kunyit (Curcuma domestika), Temulawak (Curcuma xanthorizha), Temu ireng (Curcuma aeruginosa), Kunci (Boesenbergia pandurata), Lempuyang (Zingiber americanus), kapulaga (Amomum compactum), Lengkuas (Alpinia galangal). Cara pengolahannya dengan berbagai cara yaitu direbus, ditumbuk, diparut, dan digosok.
References
E. B. Walujo "Sumbangan ilmu etnobotani dalam memfasilitasi hubungan manusia dengan tumbuhan dan lingkungannya,". Jurnal Biologi Indonesia. 7(2):375-391, 2011.
J. Nasution, Riyanto dan H. C. Radiansyah, Kajian Etnobotani Zingiberaceae sebagai bahan pengobatan tradisionla etnis batak toba disumatera utara. Media Konservasi Vol. 25 no 1 April 2020: 98-102, 2020.
R. A. Wulandari dan R. Azrianingsih. "Etnobotani Jamu Gendong Berdasarkan Persepsi Produsen Jamu Gendong di Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang," Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, Malang, Jurnal Biotropika, Vol. 2 No. 4, 2014.
Auliani, Fitmawati dan Sofiyanti, "Studi Etnobotani Famili Zingiberaceae dalam Kehidupan Masyarakat Lokal Di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar," JOM FMIPA. Vol 1 No. 2 Oktober. 2014.
T. P. Girija dan S. A. B. Rema, “Comparative anatomical and histochemical characterization of the source plants of the ayurvedic drug rasna,” Int. J. Herbal Med., vol. 2, no. 2, pp. 38–41, 2014.
E. M. Kuntorini, D. A. Maria, dan M. Norma, “Struktur anatomi dan kerapatan sel sekresi serta aktivitas antioksidan ekstrak etanol dari rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) asal Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan,” Bioscientiae, vol. 8, no. 1, pp. 28–37, 2011.
S. Mulyani dan L. Toga, “Analisis flavonoid dan tannin dengan metoda mikroskopi-mikrokimiawi,” Majalah Obat Tradisional, vol. 16, no. 3, pp. 109–114, 2011.
A. D. Poulsen, Gingers of Sarawak. Kinabalu: Natural History Publications (Borneo), 2006.
I. G. P. Suryadarma, Etnobotani. Yogyakarta: FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, 2008.
L. Maghfiroh, R. Tintrim, dan H. Ari, “Profil Histokimia dan Analisis In silico Senyawa Metabolit Sekunder pada Daun Zaitun (Olea europea L),” e-Jurnal Ilmiah Sains Alami, vol. 1, no. 1, pp. 74–86, Ags. 2018.
J. Nasution, Riyanto, dan H. C. Radiansyah, “Kajian Etnobotani Zingiberaceae sebagai bahan pengobatan tradisional etnis Batak Toba di Sumatera Utara,” Media Konservasi, vol. 25, no. 1, pp. 98–102, Apr. 2020.
Sopandi, “Implementasi manajemen pengetahuan (knowledge management) pada perguruan tinggi,” Universitas Pendidikan Indonesia, 2016. [Online]. Available: repository.upi.edu/perpustakaan.upi.edu
E. Yatias, “Etnobotani tumbuhan obat di Desa Neglasari Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat,” Skripsi, UIN Jakarta, 2015.
A. Faruq, “Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat Di Desa Gunung Malang Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan,” Skripsi, Universitas Islam Negeri Malang, 2008.
I. G. P. Suryadarma, Etnobotani. Yogyakarta: FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, 2008.
P. Waluyo, “Etnobotani: sebuah paradigma baru pengelolaan keanekaragaman hayati,” Jurnal Kehutanan Tropika Humida, vol. 2, no. 2, pp. 144–151, 2009.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuliana Ratna sari, Ari Hayati, Tintrim Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



