Potensi Ekstrak Daun Jamblang (Syzigium cumini L.) Sebagai Larvasida Untuk Pengendalian Larva Nyamuk Aedes aegypti Potential of Jamblang Leaf Extract (Syzygium cumini L.) as Larvicide for Control of Aedes aegypti Mosquito Larva

Main Article Content

Sofia Ery Rahayu
Agus Dharmawan
Vivi Ary Lindya Putri

Abstract

The leaves of jamblang (Syzygium cumini L.) are known to contain active compounds including flavonoids, tannins, alkaloids, triterpenoids, monoterpenens, and essensial oil. The various concentrations of jamblang leaves extract are expected to affect the mortality of 3rd instar Aedes aegypti mosquitoes larvae. The purpose of this reseacrh was to identify the active compound of jamblang leaves and determine the effective concentration of LC50 of jamblang leaves methanol extract to affect the mortality of 3rd instar A. aegypti mosquitoes larvae. This research used parts of young leaves, mixed leaves (young leaves and old leaved), and old leaves with a concentration of 0 ppm, 250 ppm, 500 ppm, 750 ppm, 1000 ppm and three replications. Observations were made for 96 hours the mortality of 3rd instar A. aegypti mosquitoes larvae. The result showed that extract concentration became higher, the mortality of 3rd instar A. aegypti mosquitoes larvae will be higher too. The higher average mortality was found in the extract of old jamblang leaves with s concentration of 1000 ppm and the result of probit analysis showed that the LC50 value which effectively killed 3rd instar A. aegypti mosquitoes larvae was the old leaves extract with a concentration of 733 ppm.


Key words: Aedes aegypti, larvicide, mortality, Syzygium cumini L.


ABSTRAK

Daun jamblang (Syzygium cumini L.) diketahui mengandung senyawa aktif antara lain flavonoid, tanin, alkaloid, triterpenoid, monoterpen, dan minyak atsiri. Macam konsentrasi ekstrak daun jamblang diharapkan berpengaruh terhadap mortalitas nyamuk Aedes aegypti instar III. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi senyawa aktif daun jamblang dan menentukan konsentrasi efektif LC50 ekstrak metanol daun jamblang terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti instar III.. Penelitian ini menggunakan bagian daun muda, daun campuran (daun muda dan daun tua), dan daun tua dengan konsentrasi 0 ppm, 250 ppm, 500 ppm, 750 ppm, 1000 ppm dan tiga kali ulangan. Pengamatan dilakukan selama 96 jam terhadap mortalitas larva A. aegypti instar III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak, maka semakin tinggi pula mortalitas larva nyamuk A. aegypti instar III. Hasil rerata mortalitas tertinggi terjadi pada ekstrak daun jamblang tua dengan konsentrasi 1000 ppm dan hasil analisa probit menunjukkan nilai LC50 yang efektif membunuh larva nyamuk A. aegypti yaitu ekstrak daun tua dengan konsentrasi 733 ppm.


Kata Kunci: Aedes aegypti, larvasida, mortalitas, Syzygium cumini L.

Article Details

How to Cite
Rahayu, S., Dharmawan, A. and Putri, V. (2021) “Potensi Ekstrak Daun Jamblang (Syzigium cumini L.) Sebagai Larvasida Untuk Pengendalian Larva Nyamuk Aedes aegypti”, BIOSAINTROPIS (BIOSCIENCE-TROPIC), 6(2), pp. 26-33. doi: 10.33474/e-jbst.v6i2.380.
Section
Article (Makalah)

References

[1] World Health Organization (WHO). 2012. Global Strategy for Dengue Pevention and Control. Geneva: WHO Press.
[2] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2010. Modul Pengendalian Demam Berdarah Dengue. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.
[3]Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2015. Data dan Informasi Tahun 2014 (Profil Kesehatan Indonesia). Jakarta: Kemenkes RI
[4] Dinata, A. & Dhewantara, P.W. 2012. Karakteristik Lingkungan Fisik, Biologi, dan Sosial di Daerah Endemis DBD Kota Banjar Tahun 2011. Jurnal Ekologi Kesehatan,11(4): 315-326. URL: http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/jek/article/view/3835
[5] Pratiwi, A. 2012. Penerimaan Masyarakat Terhadap Larvasida Alami. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1): 88-93.
URL: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas/article/view/2817
[6] Baliga, M.S., Bhat, HP., Baliga, B.R.V., Wilson, R. and Pallaty, P.L. 2011. Phytochemistry, Traditional Uses and Pharmacology of Eugenia jambolana Lam (Black Plum): A Review. Elsevier Ltd. Food Research International, 44(7): 1776-1789.
URL: https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0963996911000949
[7] Abdullah, Y.A. 2016. Efektivitas Perasan Daun Jamblang (Syzygium cumini) Sebagai Insektisida Nabati Terhadap Kematian Nyamuk Anopheles aconitus. Skripsi. Gorontalo: Fakulltas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo. URL: https://repository.ung.ac.id/skripsi/show/811412011/efektivitas-perasan-daun-jamblang-syzygium-cumini-sebagai-insektisida-nabati-terhadap-kematian-nyamuk-anopheles-aconitus.html
[8] Ramadhan, B.C., Aziz, S.A, dan Ghulamahdi, M. 2015. Potensi Kadar Bioaktif yang Terdapat Pada Daun Kepel (Stelechocarpus burahol). Jurnal Bul. Litto, 26(2) [e-jurnal] URL: http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/3305
[9] Al-ash’ary, M.N., Supriyanti, T.FM. Dan Zackiyah. 2010. Penentuan Pelarut Terbaik dalam Mengekstrasi Senyawa Bioaktif dari Kulit Batang Artocarpus heterophyllus. Jurnal Sains dan Teknologi Kimia, 1(2): 150-158. URL: http://jurnal.upi.edu/stk/view/1012/penentuan-pelarut-terbaik-dalam-mengekstraksi-senyawa-bioaktif-dari-kulit-batang-artocarpus-heterophyllus.htm
[10] Islami, S. 2013. Ethanol Extract of Beluntas Leaf (Pluchea indica Less.) as Larvacide Againts Aedes aegypti L. Mosquito. Proceeding internasional seminar. Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro. URL:http://eprints.undip.ac.id/42501/
[11] World Health Organization (WHO). 2005. Guidelines For Laboratory and Field Testing of Mosquito Larvicides. URL:https://apps.who.int/iris/handle/10665/69101
[12] Mamay., Sulhan, M.H., dan Nurjanah, S.S. 2020. Analisis Kadar Polifenol Total Pada Daun Muda, Tua, dan Sangat Tua Bambu Surat (Gigantochloa pseudoarundinaceae). Prosiding Senakes 1.0, 1(2). ISBN 978-623-93603-0-6. URL: http://jurnalrsam.stikesrsanwarmedika.ac.id/index.php/prosenakes/article/view/41
[13] Tehubijuluw, H., Watuguly, T., dan Tuapattinaya, P.M.J. 2018. Analisis Kadar Flavonoid Pada Teh Daun Lamun (Enhalus acoroides) Berdasarkan Tingkat Ketuaan Daun. Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan, dan Terapan, 5(1): 01-07. URL: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/biopendix/article/view/1056
[14] Anwariyah, S. 2011. Kandungan Fenol, Komponen Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Lamun Cymodocea rotundata. Skripsi. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. URL: https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/49825
[15] Cania, E. & Endah, S. 2013. Uji Efektivitas Larvasida Ekstrak Daun Legundi (Vitex trifolia) Terhadap Larva Aedes aegypti. Medical Journal of Lampung University, 2(4): 52-60. URL: https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/62
[16]Muta’ali, R. & Purwani, K.I. 2015. Pengaruh Ekstrak Beluntas (Plucheae indica) Terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Spodoptera litura F. Jurnal Sains dan Seni ITS, 4(2): 2337-3520. URL: http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni/article/view/13373